Radio Abirawa Segera Bergabung Jadi Kontributor Berita RRI Semarang
Usai menerima kunjungan dari reporter Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Semarang Edo Bagus Jatmiko, di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abirawa FM, Kabupaten Batang, Selasa (12/3/2019), Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang, Puji Setyowati mengemukakan, bahwa Radio Abirawa FM Batang akan segera bergabung menjadi kontributor berita untuk RRI Semarang.
“Hal ini merupakan suatu kabar yang menggembirakan, namun
sedikit disayangkan karena kabar baik tersebut baru diketahui saat ini. Jika
informasi itu diketahui sejak dulu, pasti Radio Abirawa sudah banyak
berkontribusi dalam pemberitaan ke RRI Semarang,” tuturnya.
Ia menerangkan, selama ini yang sudah kita lakukan adalah
menjadi kontributor ke Jawa Tengah Dalam Berita yang diampu oleh Dinas
Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah. Karena ini
kesempatan pertama bagi Radio Abirawa FM, maka program ini akan langsung
dilaksanakan.
“Nantinya Kabupaten Batang, melalui kontribusi berita dari
LPPL Radio Abirawa FM Batang ke RRI Semarang, bisa semakin melejit,” harapnya.
Jika menengok ke belakang, lanjutnya, LPPL Radio Abirawa FM
Batang sudah memperoleh penghargaan dari Diskominfo Provinsi Jawa Tengah
melalui program Jawa Tengah Dalam Berita, dengan predikat sebagai pengirim
berita terbanyak kelima. Harapannya setelah bergabung sebagai kontributor
berita ke RRI Semarang, akan semakin berdampak positif bagi Radio Abirawa FM.
“Setelah kerja sama ini diterapkan, mudah-mudahan dari RRI
Semarang memberikan penghargaan dan perhatian lebih dengan mengirimkan
program-program siaran yang menjadikan Radio Abirawa FM semakin baik dari
sebelumnya,” ungkapnya.
Puji berharap, untuk menuju LPPL yang siap bersaing dengan
LPPL lain di udara, sangat membutuhkan dukungan berupa kebijakan dari Kepala
Daerah dalam bentuk angggaran atau program yang dapat dialokasikan untuk
peningkatan kualitas radio pada sisi peralatan pendukung siaran, maupun program
siaran.
Sementara menurut reporter LPP RRI Semarang, Edo Bagus
Jatmiko, dikaranekan jumlah reporter yang dimiliki RRI Semarang sangat minim,
sedangkan wilayah kerjanya sangat luas, tentu tidak bisa mengkover semua berita
dari seluruh Jawa Tengah.