Bapertarum

  1. Bapertarum :

Dasar : Kepres No. 14 tahun 1993 juncto No. 46 tahun 1994 tentang Tabungan Perumahan PNS yang berhenti bekerja terus Pensiun, Meninggal Dunia, atau karena sebab-sebab lain berhak mendapatkan Tabungan Perumahan PNS dengan syarat:

  • Pada saat dinas belum pernah memanfaatkan bantuan dari Bapertarum PNS.
  • Berhenti bekerja karena pensiun, meninggal dunia, atau berhenti bekerja karena sebab-sebab lain.

Prosedur Pengajuan Pengembalian Taperum :

  • Mengisi formulir yang telah direkomendasi dan distempel kepada BKD.
  • Datang ke BRI cabang setempat dengan membawa formulir dan lampiran persyaratan yang diperlukan.
  • BRI melakukan verifikasi data dan berkas, bila memenuhi persyaratan akan segera dicairkan.
  • Bagi yang berhenti karena meninggal dunia melampirkan : Fotocopi Surat Keterangan Ahli Waris dari Lurah/Kades yang disahkan Camat/Pengadilan, Surat Kuasa Pengambilan Tabungan, SKPP Gaji.
  • Bagi PNS yang berhenti bekerja karena sebab lain : melampirkan SKPP gaji asli, dan surat keterangan berhenti bekerja sebagai PNS dari Instansi.
  • Bagi PNS yang pengurusannya diwakilkan : melampirkan Surat Kuasa ( Asli ) pengambilan Tabungan bermaterai dari yang berhak kepada yang diberi hak (terbatas keluarga PNS seperti : Suami/Istri, Anak Kandung, Saudara Kandung, Orang Tua).
  • Formulir Pengambilan Tabungan Perumahan Bagi PNS Pensiun dapat diperoleh di BKD, BRI.
  • Mengisi Formulir Bapertarum dilampiri Persyaratan sebagai berikut :
  1. Mengisi Formulir yang direkomendasikan oleh pejabat yang berwenang
  2. Fotocopi KARPEG ( Kartu Pegawai ) atau KARIP ( Kartu Identitas Pensiun )
  3. Fotocopi SK Golongan dimulai dari 1 ( satu ) tingkat dibawah tahun 1993 dan SK perubahan Golongan, dan SK Pensiun
  4. Surat Keterangan Kematian dan Surat Keterangan Ahli Waris dari Camat setempat untuk PNS yang meninggal dunia
  5. Fotocopi Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) ( untuk Ahli Waris )
  6. Fotocopi ( 1 rangkap ) Surat Keterangan Penghentian Pembayaran ( SKPP ) gaji untuk PNS yang meninggal dunia.

Untuk Bantuan Perumahan

Yang Berhak Dibantu :

  • PNS aktif Gol/Ruang I, II, III, IV (a+b) yang belum memiliki rumah.
  • Apabila suami istri keduanya PNS, maka yang berhak mendapatkan bantuan Perumahan salah satu saja.

Bentuk Bantuan :

  • Uang Muka KPR
  • Sebagian Biaya membangun rumah, bagi PNS yang sudah memiliki tanah sendiri.

 

Besar Bantuan :

  • Gol I :        200.000
  • Gol II :        500.000
  • Gol III :        800.000
  • Gol IV :        100.000

Persyaratan untuk mendapatkan bantuan :

  1. Uang Muka untuk Fasilitas KPR
  • PNS aktif Gol. I, II, III, IV (a + b )
  • Masa Kerja Minimal 5 tahun
  • Belum memiliki rumah sendiri
  • Berhubungan langsung dengan Developernya
  1. Sebagian Biaya Membangun Rumah bagi PNS yang sudah memiliki tanah sendiri:
  • PNS aktif Gol I, II, III
  • Masa kerja minimal 5 tahun
  • Belum memiliki rumah
  • Memiliki tanah sendiri ( Tanah Kosong )
  • Memiliki IMB.

 

Kegiatan Sub Bidang Kesejahteraan : Biaya APBD